Prodi S2 Pendidikan Bahasa Inggris Unesa Merevolusi Pembelajaran Metode Penelitian Pendidikan Melalui Media Digital Multi-Platform
Penguasaan materi metode penelitian pendidikan merupakan salah satu dari sekian banyak tantangan yang dihadapi mahasiswa perguruan tinggi. Metode Penelitian, mata kuliah yang menjadi fondasi bagi penyusunan skripsi, diakui oleh sebagian besar mahasiswa sebagai salah satu mata kuliah yang sulit dikuasai. Buku teks yang padat, istilah-istilah metodologis yang terasa asing, dan jarak yang seolah-olah menganga antara teori dalam buku dengan praktik nyata di lapangan seringkali membuat mahasiswa merasa terhambat sebelum benar-benar memulai perjalanan penelitian mereka.
Menyikapi tantangan multidimensi inilah, tim dosen Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Surabaya, mengambil langkah revolusioner melalui penciptaan beberapa karya digital sebagai solusi dalam bentuk sebuah produk digital pembelajaran inovatif: sebuah platform website interaktif yang didedikasikan khusus untuk pembelajaran metode penelitian bagi calon guru dan peneliti di bidang bahasa Inggris. Produk ini bukan sekadar terjemahan digital dari buku teks, melainkan sebuah ekosistem pembelajaran yang dirancang untuk mendobrak hambatan-hambatan tradisional.
Latar belakang penciptaan platform ini berakar dari pengalaman langsung dari tim dosen selama bertahun-tahun membimbing mahasiswa. Teramati dengan jelas bahwa mahasiswa seringkali kesulitan dalam memvisualisasikan proses penelitian secara utuh. Mereka memahami definisi "desain penelitian kualitatif" atau "instrumen pengumpulan data" secara terpisah, tetapi pda prakteknya, gagal melihat bagaimana semua elemen tersebut saling terhubung dalam sebuah proposal yang koheren.
Metode ceramah dan penugasan konvensional dirasa belum cukup efektif untuk menjembatani kesenjangan kognitif ini. Di sisi lain, mahasiswa zaman sekarang adalah generasi digital native. Mereka akrab dengan gawai, internet, dan konten interaktif. Maka, muncullah insight bahwa solusi untuk masalah pembelajaran abad ke-21 harus datang dari alat-alat abad ke-21 pula. Platform website dipilih sebagai medium karena aksesibilitasnya yang tinggi, dapat diakses kapan saja dan di mana saja hanya dengan browser, tanpa perlu mengunduh aplikasi khusus.
Dampak dari diluncurkannya produk digital ini terhadap proses pembelajaran sangat signifikan dan dapat diamati dari beberapa aspek. Yang paling mencolok adalah peningkatan kemandirian belajar (self-regulated learning) mahasiswa. Platform yang dapat diakses 24/7 ini memungkinkan mahasiswa untuk belajar sesuai dengan kecepatan dan waktu mereka sendiri. Selanjutnya, terjadi peningkatan kualitas proposal penelitian yang dihasilkan. Mahasiswa datang ke sesi bimbingan dengan pemahaman konsep yang lebih matang dan draft proposal yang lebih terstruktur. Mereka tidak lagi datang untuk bimbingan dengan membawa kebingungan, tetapi dengan pertanyaan-pertanyaan yang lebih spesifik dan mendalam. Hal ini sedikit-banyak telah mengubah dinamika bimbingan dari sekadar "mengajarkan dasar-dasar" menjadi "menyempurnakan dan memperdalam" karya tulis akademik mahasiswa, sehingga proses bimbingan menjadi lebih efektif dan efisien bagi kedua belah pihak. Diharapkan pengembangan produk ini dapat terus berlanjut sesuai dengan tren dan tuntutan di masa yang akan datang