Contoh Lesson Plan ESP English for Tourism Materi Perkenalan Diri
Berikut ini contoh lesson plan ESP untuk kelas English for Tourism dengan fokus pada materi perkenalan diri.
1. Judul Kursus
English for Tourism: Menyapa dan Memperkenalkan Diri dengan Sopan (Pemahaman Lintas Budaya)
2. Tujuan Kursus
Kursus ini dirancang untuk membekali siswa English for Tourism dengan kemampuan praktis dan pemahaman budaya yang diperlukan untuk menyapa dan memperkenalkan diri secara efektif dan sopan dalam berbagai konteks pariwisata. Tujuannya adalah untuk meningkatkan profesionalisme dan kepercayaan diri siswa saat berinteraksi dengan wisatawan dari berbagai latar belakang budaya.
3. Hasil Pembelajaran (Learning Outcomes)
- Siswa mampu menggunakan berbagai frasa sapaan dan perkenalan (formal dan informal) yang sesuai dengan konteks dan lawan bicara.
- Siswa mampu berinteraksi dengan wisatawan dari beragam latar belakang budaya, menunjukkan kepekaan terhadap norma-norma komunikasi lintas budaya.
- Siswa mampu mengidentifikasi dan menjelaskan perbedaan etiket sapaan dan perkenalan antarbudaya yang relevan dalam industri pariwisata.
- Siswa mampu menunjukkan sikap percaya diri, ramah, dan profesional saat menyapa serta memperkenalkan diri atau orang lain.
4. Keterampilan Target dan Fokus Bahasa
Keterampilan Target:
- Mendengarkan (Listening): Memahami berbagai bentuk sapaan dan perkenalan dari penutur asli atau non-asli dengan aksen yang berbeda.
- Berbicara (Speaking): Melakukan sapaan dan perkenalan diri serta orang lain secara sopan, jelas, dan efektif dalam berbagai skenario pariwisata.
- Membaca (Reading): Memahami teks pendek atau artikel tentang etiket komunikasi dan interaksi lintas budaya dalam konteks pariwisata.
- Menulis (Writing): Membuat dialog sederhana untuk skenario sapaan dan perkenalan, serta mencatat poin-poin penting tentang perbedaan budaya dalam komunikasi.
Fokus Bahasa:
- Kosakata (Vocabulary):
- Frasa sapaan: Good morning, Good afternoon, Good evening, Hello, Hi, How do you do?, Nice to meet you, Pleased to meet you.
- Frasa perkenalan: My name is..., I am from..., This is..., Allow me to introduce myself/Mr./Ms....
- Istilah terkait pariwisata: Tourist, visitor, guest, client, travel agent, tour guide, hotel staff, receptionist.
- Kosakata terkait budaya: Customs, tradition, etiquette, gesture, body language, cultural sensitivity.
- Tata Bahasa (Grammar):
- Simple Present Tense (untuk memperkenalkan diri, menyatakan fakta, kebiasaan).
- Wh-questions (What's your name?, Where are you from?, How are you?).
- Polite requests/offers (Could I introduce myself?, May I help you?).
- Possessive adjectives/pronouns (My, your, his, her, their).
- Ungkapan Fungsional (Functional Expressions):
- Menyapa secara formal dan informal.
- Memperkenalkan diri sendiri.
- Memperkenalkan orang lain.
- Merespons sapaan dan perkenalan.
- Meminta maaf jika ada kesalahpahaman budaya.
5. Aktivitas Kelas dan Prosedur Pengajaran
A. Pembukaan (15 Menit)
- Salam dan Presensi: Guru menyapa siswa dan memastikan kehadiran.
- Pemanasan (Warm-up - 'Guess My Country'): Guru menampilkan beberapa gambar ikon budaya atau sapaan khas dari berbagai negara. Siswa diminta menebak negara dan mendiskusikan apa yang mereka ketahui tentang cara orang menyapa di negara tersebut. Ini akan memicu minat siswa terhadap topik lintas budaya.
- Pengenalan Topik dan Tujuan: Guru menjelaskan bahwa pelajaran hari ini akan fokus pada bagaimana menyapa dan memperkenalkan diri secara sopan dalam bahasa Inggris, dengan mempertimbangkan perbedaan budaya yang penting dalam industri pariwisata. Guru mengulas hasil pembelajaran yang diharapkan.
B. Penyajian Materi (30 Menit)
- Video Pembelajaran Interaktif: Guru memutar video pendek (3-5 menit) yang menampilkan skenario sapaan dan perkenalan di berbagai situasi pariwisata (misalnya, di lobi hotel, di bandara, saat tur kota) dengan peserta dari berbagai latar belakang budaya. Video harus menampilkan contoh sapaan formal dan informal, serta bahasa tubuh yang relevan.
- Diskusi dan Analisis Video: Setelah video, guru memandu diskusi:
- "Frasa apa saja yang kalian dengar untuk menyapa dan memperkenalkan diri?"
- "Adakah perbedaan dalam cara mereka menyapa atau memperkenalkan diri? Mengapa demikian?"
- "Perhatikan bahasa tubuh mereka. Apa yang kalian amati?"
- Presentasi Frasa Kunci: Guru menyajikan slide/papan tulis yang berisi daftar frasa sapaan dan perkenalan utama (formal & informal) beserta contoh penggunaannya. Guru menekankan penggunaan Simple Present Tense dan Wh-questions yang umum.
- Pemahaman Lintas Budaya: Guru menjelaskan secara singkat beberapa perbedaan budaya dalam sapaan dan perkenalan (misalnya, jabat tangan di budaya Barat, membungkuk di Jepang, cium pipi di beberapa budaya Eropa, pentingnya gelar/jabatan). Guru menekankan pentingnya observasi dan penyesuaian diri sebagai pekerja pariwisata.
C. Latihan Terkontrol (40 Menit)
- Latihan Pengucapan dan Pengulangan: Siswa mengulang frasa kunci setelah guru, memperhatikan intonasi dan pelafalan yang benar. Guru memberikan koreksi jika diperlukan.
- Melengkapi Dialog: Siswa diberikan lembar kerja berisi dialog sapaan dan perkenalan dengan beberapa bagian yang kosong. Mereka bekerja secara individu atau berpasangan untuk melengkapinya menggunakan frasa yang telah dipelajari.
- Latihan Berpasangan (Pair Work - 'Meeting a Tourist'): Siswa berpasangan. Satu siswa berperan sebagai staf pariwisata (misal: resepsionis hotel, pemandu wisata) dan yang lain sebagai wisatawan dari negara tertentu (misalnya, Amerika, Jepang, Jerman). Mereka berlatih menyapa dan memperkenalkan diri, mencoba menerapkan pemahaman budaya sederhana yang telah diajarkan. Guru berkeliling memberikan bimbingan.
- Permainan 'Cultural Role Card': Siswa diberikan kartu berisi identitas dan skenario singkat (misalnya, 'Anda adalah turis dari Arab Saudi, baru tiba di Bali', 'Anda adalah staf hotel di Yogyakarta, menyambut tamu dari Perancis'). Mereka harus mencari pasangan dan melakukan sapaan serta perkenalan yang sesuai dengan peran dan budaya yang diberikan.
D. Latihan Bebas / Produksi (35 Menit)
- Role-play Kompleks (Group Work - 'Welcome to Indonesia'): Siswa dibagi menjadi kelompok kecil (3-4 orang). Setiap kelompok membuat skenario role-play yang lebih kompleks, misalnya: seorang pemandu wisata menyambut sekelompok turis internasional di bandara, atau staf hotel memperkenalkan dirinya kepada tamu penting. Skenario harus mencakup sapaan, perkenalan diri/orang lain, dan sedikit informasi awal. Kelompok harus mengintegrasikan pemahaman lintas budaya dalam interaksi mereka.
- Presentasi Role-play: Setiap kelompok menampilkan skenario mereka di depan kelas. Guru dan siswa lain memberikan umpan balik konstruktif, terutama mengenai kejelasan, kesopanan, dan relevansi budaya.
- Diskusi Kasus (Case Study): Guru menyajikan satu atau dua kasus singkat (tertulis) tentang situasi komunikasi yang canggung atau salah paham karena perbedaan budaya dalam sapaan/perkenalan. Siswa dalam kelompok mendiskusikan akar masalahnya dan menawarkan solusi yang tepat.
E. Penutup (10 Menit)
- Review Materi: Guru memimpin sesi tanya jawab singkat untuk mengulang frasa dan konsep kunci yang telah dipelajari.
- Kesimpulan dan Pesan Kunci: Guru menekankan kembali pentingnya sapaan dan perkenalan yang sopan dan peka budaya dalam membangun citra positif di industri pariwisata.
- Tugas Rumah: Siswa diminta untuk mencari tahu lebih banyak tentang etiket sapaan dan perkenalan di satu negara pilihan mereka (selain yang sudah dibahas) dan membuat daftar frasa kunci yang relevan.
- Umpan Balik: Siswa diberi kesempatan untuk memberikan umpan balik singkat tentang pelajaran hari ini.
6. Metode Penilaian
- Observasi Kelas: Guru mengamati partisipasi aktif siswa dalam diskusi, latihan berpasangan, dan kerja kelompok, termasuk inisiatif untuk berbicara dan kepekaan budaya.
- Penilaian Role-play/Presentasi Kelompok: Penilaian dilakukan berdasarkan rubrik yang disediakan, fokus pada penggunaan bahasa, kelancaran, dan penerapan pemahaman lintas budaya.
- Kuis Lisan Singkat: Guru dapat menanyakan secara acak beberapa siswa untuk menyapa dan memperkenalkan diri dalam skenario tertentu.
- Penyelesaian Lembar Kerja: Penilaian pada lembar kerja melengkapi dialog atau latihan mengisi frasa.
7. Rubrik Penilaian (Penilaian Berbicara: Sapaan dan Perkenalan Lintas Budaya)
Nama Siswa: ..........................
Tanggal: ..........................
| Kriteria | 4 (Sangat Baik) | 3 (Baik) | 2 (Cukup) | 1 (Kurang) |
|---|---|---|---|---|
| 1. Kelancaran (Fluency) | Berbicara sangat lancar tanpa ragu-ragu, pesan tersampaikan dengan jelas. | Berbicara cukup lancar, sedikit ragu-ragu namun tidak mengganggu komunikasi. | Sering ragu-ragu dan terhenti, membuat komunikasi sedikit terganggu. | Berbicara tidak lancar, sangat terhenti-henti, sulit dipahami. |
| 2. Ketepatan Tata Bahasa (Grammar Accuracy) | Penggunaan tata bahasa (tense, struktur kalimat) sangat akurat, tidak ada kesalahan yang signifikan. | Penggunaan tata bahasa umumnya akurat, mungkin ada beberapa kesalahan kecil yang tidak mengganggu makna. | Terdapat beberapa kesalahan tata bahasa yang mengganggu pemahaman atau terdengar tidak alami. | Banyak kesalahan tata bahasa sehingga sulit untuk memahami maksud. |
| 3. Pilihan Kata & Kosakata (Vocabulary Choice) | Menggunakan kosakata dan frasa sapaan/perkenalan yang sangat sesuai dan beragam untuk konteks yang diberikan. | Menggunakan kosakata dan frasa yang sesuai, namun mungkin kurang bervariasi. | Pilihan kosakata terbatas, terkadang tidak tepat untuk konteks sapaan/perkenalan. | Kosakata sangat terbatas dan sering tidak tepat, sehingga pesan sulit disampaikan. |
| 4. Pelafalan (Pronunciation) | Pelafalan sangat jelas dan akurat, intonasi alami, mudah dipahami. | Pelafalan umumnya jelas, beberapa kesalahan kecil namun tidak menghalangi pemahaman. | Sering terjadi kesalahan pelafalan yang terkadang membuat sulit dipahami. | Pelafalan sangat tidak jelas, seringkali tidak dapat dipahami. |
| 5. Pemahaman Lintas Budaya (Cross-Cultural Awareness) | Menunjukkan kepekaan budaya yang tinggi, menggunakan sapaan dan bahasa tubuh yang sangat sesuai dengan konteks budaya lawan bicara. | Menunjukkan kepekaan budaya yang baik, namun mungkin ada sedikit ketidaksesuaian kecil. | Terlihat kurang peka terhadap perbedaan budaya, terkadang menggunakan sapaan/bahasa tubuh yang kurang tepat. | Tidak menunjukkan kepekaan budaya, menggunakan sapaan/bahasa tubuh yang tidak sesuai dan dapat menyinggung. |
| 6. Kesopanan & Kepercayaan Diri (Politeness & Confidence) | Sangat sopan dan percaya diri, menjaga kontak mata yang tepat dan menunjukkan keramahan. | Sopan dan cukup percaya diri, namun mungkin sedikit ragu-ragu atau kurang interaktif. | Kurang sopan atau kurang percaya diri, terkadang menghindari kontak mata atau terlihat canggung. | Tidak sopan atau sangat tidak percaya diri, sulit berinteraksi dengan baik. |
Total Skor: _____ / 24
Catatan/Komentar Guru: