Program Studi: Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris

Periode Evaluasi: TA 2024/2025 s.d. TA 2025/2026 (4 Semester)

Tingkat Keterisian Data: 99,89% (Sangat Valid dan Representatif)

Standar Target Minimal Capaian: 70,00

LAPORAN EVALUASI CAPAIAN PEMBELAJARAN LULUSAN (CPL) PROGRAM STUDI

Ambang Batas Minimum Capaian 70,00
Tingkat Kelengkapan Data Nilai (Data Entry Rate) 97,27% (Sangat Valid untuk Evaluasi Komprehensif)

1. Tren Umum Capaian CPL

Berdasarkan analisis longitudinal terhadap data capaian CPL dari Semester Gasal 2024/2025 hingga Semester Genap 2025/2026, diperoleh gambaran umum performa kurikulum sebagai berikut:

Performa Dominan Berada di Atas Standar: Sebagian besar CPL (CPL-1, CPL-2, CPL-4, CPL-5, CPL-6, CPL-8, CPL-9, dan CPL-10) secara konsisten melampaui target batas minimal yang ditetapkan (skor > 70,00), dengan rata-rata berada pada rentang 77,00 – 88,00. Hal ini mengindikasikan bahwa proses pembelajaran dan asesmen pada mata kuliah pendukung CPL-CPL tersebut berjalan efektif dan memenuhi standar mutu.
Adanya Anomali Ekstrem pada CPL-7: Capaian CPL-7 menunjukkan disrupsi performa yang sangat kritis pada Tahun Akademik 2024/2025 (Gasal: 23,53 dan Genap: 0,00), sebelum akhirnya tidak memiliki data pengukuran pada TA 2025/2026. Hal ini memerlukan audit akademik khusus terkait keselarasan kurikulum (constructive alignment) atau adanya kendala teknis pada instrumen asesmen/penginputan nilai.
Fluktuasi pada CPL Tertentu: Terdapat variabilitas capaian pada beberapa CPL, seperti CPL-11 yang sempat jatuh di bawah ambang batas pada 2025/2026 Gasal (66,29), namun berhasil rebound secara signifikan pada semester berikutnya (87,75). Sementara itu, CPL-3 menunjukkan tren penurunan perlahan (slight downward drift) meskipun masih berada di atas ambang batas.
Pola Pemetaan Asesmen Semesteran: Distribusi keterukuran CPL menunjukkan bahwa tidak semua CPL diukur di setiap semester (misal: CPL-1 hanya diukur pada semester Gasal, CPL-8 tidak diukur pada 2024/2025 Gasal). Pola ini mencerminkan struktur penempatan mata kuliah pembina CPL dalam peta kurikulum.

2. Analisis per CPL

Berikut adalah rincian evaluasi dan rekomendasi tindakan perbaikan untuk masing-masing CPL:

CPL Pola dan Evaluasi Rekomendasi
CPL-1 Diukur pada semester Gasal (2024/2025: 82,64; 2025/2026: 88,47). Menunjukkan tren peningkatan positif yang sangat baik (+5,83 poin) dan berada jauh di atas standar. Pertahankan metode pembelajaran dan rubrik asesmen yang telah terbukti efektif. Dokumentasikan best practice pengajaran mata kuliah pendukung.
CPL-2 Diukur mulai 2024/2025 Genap. Skor stabil di atas 80 (80,35 → 80,11 → 84,50). Menunjukkan proses internalisasi kompetensi mahasiswa yang matang dan konsisten. Tingkatkan level tantangan asesmen (misal: studi kasus riil/proyek industri) untuk mengoptimalkan capaian ke level keunggulan (excellence).
CPL-3 Diukur di seluruh 4 semester berturut-turut (80,87 → 78,14 → 78,61 → 76,30). Meskipun masih di atas ambang batas 70, CPL ini menunjukkan tren penurunan konsisten (-4,57 poin total). Lakukan evaluasi berkala terhadap materi ajar, beban kognitif tugas, dan kesesuaian rubrik penilaian pada mata kuliah pembina CPL-3 untuk mencegah penurunan lebih lanjut.
CPL-4 Diukur di seluruh semester dengan skor yang sangat stabil di kisaran 81–84 (81,25 → 84,04 → 83,19 → 83,00). Menunjukkan keandalan pengajaran dan asesmen yang tinggi. Pertahankan konsistensi penjaminan mutu dan standarisasi rubrik asesmen lintas dosen pengampu.
CPL-5 Menunjukkan lonjakan performa yang sangat progresif (73,62 → 83,00 → 87,90). Penyelenggaraan pembelajaran berhasil mengatasi gap kompetensi awal mahasiswa secara efektif. Lakukan diseminasi metode pembelajaran yang digunakan pada CPL-5 ke rumpun keilmuan CPL lain sebagai rujukan perbaikan.
CPL-6 Skor fluktuatif namun tetap kuat di atas ambang batas (83,99 → 87,75 → 77,91 → 83,03). Penurunan di 2025/2026 Gasal berhasil dimitigasi pada semester Genap berikutnya. Monitor variabilitas dosen pengampu antar semester untuk memastikan standarisasi penilaian objektif tetap terjaga.
CPL-7 Kondisi Kritis/Anomali Berat. Skor sangat rendah pada 2024/2025 Gasal (23,53) dan tidak tercapai pada Genap (0,00), kemudian tidak muncul di 2025/2026. Mengindikasikan kegagalan pembelajaran atau eror sistemik penginputan nilai/portofolio. Prioritas Utama: Lakukan audit investigatif kurikulum pada MK pembina CPL-7. Cek apakah terjadi kesalahan pemetaan asesmen, kegagalan rubric alignment, atau belum terinputnya nilai portofolio.
CPL-8 Diukur stabil pada 3 semester terakhir dengan skor memuaskan (81,09 → 85,58 → 84,61). Penguasaan kompetensi mahasiswa tergolong sangat baik. Pertahankan strategi asesmen berbasis proyek/kinerja yang telah diterapkan.
CPL-9 Diukur konsisten di seluruh semester pada rentang 75,40 – 80,70. Menunjukkan ketercapaian standar yang stabil dan terkontrol. Perkuat variasi metode pembelajaran aktif (active learning) untuk mendorong skor melampaui rata-rata 80.
CPL-10 Memiliki rentang performa tinggi (77,95 – 86,45). Terdapat sedikit koreksi di 2025/2026 Gasal (77,95), namun naik kembali di Genap (85,06). Pertahankan dan tingkatkan integrasi asesmen berbasis bukti (evidence-based assessment).
CPL-11 Mengalami volatilitas tajam (81,72 → tidak diukur → 66,29 → 87,75). Semester 2025/2026 Gasal jatuh di bawah target minimal 70. Evaluasi penyebab anomali penurunan di 2025/2026 Gasal (analisis kesulitan soal/asesmen) dan pertahankan mekanisme pemulihan yang telah berhasil pada 2025/2026 Genap.

3. Semester Kritis

Berdasarkan data historis capaian, teridentifikasi dua periode kritis yang memerlukan perhatian khusus pimpinan program studi:

Semester Gasal dan Genap 2024/2025 (Krisis CPL-7)

Tingkat Kerawanan: Tinggi (Darurat Mutu)

Faktor Kritis: Terjadinya kegagalan pemenuhan capaian CPL-7 (skor 23,53 dan 0,00). Anomali ini menurunkan indeks ketercapaian CPL prodi secara agregat dan berisiko tinggi terhadap akreditasi jika tidak dijelaskan dengan audit mutu yang jelas.

Semester Gasal 2025/2026 (Krisis CPL-11 & Penurunan Serentak)

Tingkat Kerawanan: Sedang

Faktor Kritis: Terjadi kegagalan pemenuhan ambang batas pada CPL-11 (skor 66,29 < 70,00) serta penurunan serentak pada CPL-6 (77,91) dan CPL-9 (75,40). Semester ini menandai adanya peningkatan beban asesmen atau ketidaksesuaian tingkat kesukaran instrumen evaluasi mahasiswa.

4. Rekomendasi Umum Program Studi

Guna memastikan ketercapaian siklus Continuous Quality Improvement (CQI) berbasis Outcome-Based Education (OBE), program studi direkomendasikan mengambil langkah-langkah strategis berikut:

1
Audit Mutu Akademik Khusus Mata Kuliah Terkait CPL-7:
  • Membentuk Tim Ad-Hoc Kurikulum untuk mengaudit silabus, Rencana Pembelajaran Semester (RPS), dan instrumen asesmen mata kuliah pendukung CPL-7 pada TA 2024/2025.
  • Melakukan verifikasi teknis ke pengelola sistem informasi akademik untuk memastikan sisa data yang belum dientri (2,73%) tidak mencakup komponen nilai utama CPL-7.
2
Penguatan Mekanisme Early Warning System (EWS) Capaian CPL:

Mengembangkan pemantauan nilai CPL formatif di tengah semester (mid-term review) agar CPL yang berisiko di bawah target (seperti kasus CPL-11 pada Gasal 2025/2026) dapat segera dimitigasi melalui program pengayaan atau asistensi sebelum akhir semester.

3
Penyelarasan Beban Asesmen pada Semester Gasal:

Menganalisis kurikulum pada semester Gasal, mengingat terdapat pola penurunan pada beberapa CPL secara bersamaan di 2025/2026 Gasal. Perlu ditinjau apakah terdapat penumpukan tugas besar atau ujian yang membebani mahasiswa secara berlebihan.

4
Intervensi Preventif untuk Tren CPL-3:

Meskipun CPL-3 masih berada di atas batas target, tren penurunan selama empat semester berturut-turut harus segera dihentikan dengan merevisi metode pengajaran dan melakukan re-evaluasi rubrik penilaian oleh tim Dosen Pengampu Mata Kuliah (DPMK).

5
Standarisasi dan Digitalisasi Rubrik OBE:

Memastikan 100% data nilai CPL terintegrasi dan dientri tepat waktu, serta mewajibkan penggunaan rubrik penilaian terstandarisasi untuk meminimalkan subjektivitas dosen dalam penilaian CPL.