Dosen Prodi S2 Pendidikan Bahasa Inggris Memperkenalkan Platform Pembelajaran Metode Penelitian Pendidikan Berbasis AI dalam International Colloquium
Pada Kamis, 11 Desember 2025, Ahmad Munir, M.Ed., Ph.D. selaku Koordinator Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris, Dr. Widyastuti, S.S., M.Pd. selaku UPM, dan Dr. Muhaimin Abdullah, S.Pd., M.Pd. selaku dosen program studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris berkesempatan untuk menghadiri 3rd International Colloquium bertema "Making AI Work for Education". Dalam kegiatan bertaraf internasional yang menghadirkan beberapa pakar pendidikan dari berbagai institusi ternama ini, dosen S2 Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas Negeri Surabaya, memperkenalkan produk pendidikan berbasis AI.

Kegiatan yang dilaksanakan oleh Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris, Universitas PGRI Adi Buana, Surabaya, ini menghadirkan Josh Bishop, Ed.D., Prof. Joko Nurkamto, Elchin Gashimov, Puvaneswaran Kunasekaran, dan Dr. Muhaimin Abdullah, S.Pd., M.Pd., sebagai narasumber.
Produk pendidikan berbasis AI ini dihadirkan untuk merespon tantangan terkait peningkatan kualitas pembelajaran melalui inovasi media pembelajaran digital, terutama dalam mata kuliah yang dianggap kompleks seperti metode penelitian pendidikan. Menjawab tantangan ini, dosen homebas Prodi S2 Pendidikan Bahasa Inggris Unesa, Dr. Muhaimin Abdullah, S.Pd., M.Pd., Ahmad Munir, M.Ed., Ph.D., dan Prodi S1 Pendidikan Bahasa Inggris Unesa, Dr. Wiwiet Eva Savitri, S.Pd., M.Pd., mengambil langkah inovatif dengan menginisiasi pengembangan platform pembelajaran metode penelitian pendidikan berbasis AI.

Platform yang dikembangkan oleh ketiga dosen Unesa ini berbasis mesin AI generatif yang mampu memberikan rekomendasi judul penelitian, desain penelitian, dan item-item instrumen penelitian sesuai dengan fokus penelitian yang dimasukkan pengguna ke dalam sistem. Dalam presentasinya, Dr. Muhaimin Abdullah, S.Pd., M.Pd., menjelaskan bahwa tujuan utama dari inisiatif ini adalah untuk mendemosi proses penelitian. Dalam penelitian yang dilakukan, banyak mahasiswa yang merasa kesulitan dalam memahami desain penelitian dan penyusunan item-item instrumen penelitian.
Inisiatif yang diperkenalkan oleh dosen Prodi S2 Pendidikan Bahasa Inggris Unesa ini memberikan sebuah model yang menjanjikan bagi program pascasarjana lainnya. Dengan memanfaatkan AI, institusi pendidikan dapat mengatasi keterbatasan sumber daya manusia, terutama pada program studi dengan rasio mahasiswa-dosen yang tinggi, tanpa mengorbankan kualitas bimbingan langsung dengan supervisor. Keberhasilan presentasi di International Colloquium tidak hanya menaikkan citra Prodi S2 Pendidikan Bahasa Inggris Unesa di kancah global, tetapi juga memperkuat posisi institusi sebagai pelopor dalam adopsi teknologi pendidikan yang canggih dan bertanggung jawab.
Ke depan, Dr. Muhaimin Abdullah, S.Pd., M.Pd., Ahmad Munir, M.Ed., Ph.D., dan Dr. Wiwiet Eva Savitri, S.Pd., M.Pd., berencana untuk memperluas cakupan platform yang sudah dikembangkan ini agar dapat mendukung fase-fase penelitian lain, seperti analisis data kuantitatif dan kualitatif secara otomatis. Inovasi ini merupakan bukti nyata bahwa pendidik humaniora pun dapat menjadi garda terdepan dalam merangkul AI untuk memperkuat fondasi penelitian di masa depan, untuk memastikan bahwa mahasiswa pascasarjana siap menghadapi tuntutan akademis dan profesional di era digital, sesuai dengan visi dan misi Program Studi S2 Pendidikan Bahasa Inggris Unesa untuk menghasilkan educators, researchers, technologist, dan entrepreneurs yang handal.